Memaknai Kematian, Ruh itu akan Tetap Hidup, Jazad yang Meninggal

Kamis, 29 Juli 2021 11:04

Pemakaman jenazah pasien virus corona--jawa pos

FAJAR.CO.ID — Jika manusia sudah mencapai batas umur yang ditetapkan Allah SWT, mereka pasti akan menghadapi kematian.

Seseorang yang telah meninggal kerap disebut dengan almarhum. Sebenarnya, kata almarhum tidak ada hubungannya dengan kematian. Almarhum artinya orang yang dirahmati Allah. Hanya dalam kebudayaan, kata almarhum diasosiasikan dengan kematian.Salah satu pemaknaan yang menarik adalah soal hidup dan mati. Menurut Gus Baha, tidak hanya kehidupan yang perlu selalu dipandang dari sisi positifnya, akan tetapi kematian yang nantinya akan datang menjemput juga demikian. Perlu diambil sisi positifnya.

Gus Baha dalam beberapa kesempatan ceramah menjelaskan bahwa definisi kematian adalah dicabutnya ruh dari jasad. Ketika ruh dicabut, maka jasad akan mati. Dan dalam kematian itu, ruh tetap hidup. Sehingga, lanjut Gus Baha, kematian sebenarnya tidak ada, karena ruh atau nyawa tetap hidup.

Dalam Islam memang diajarkan, bahwa sebuah ruh hakikatnya tetap hidup meski jasad telah mati. Ruh yang hidup tadi akan melewati tahap demi tahap. Sampai pada akhirnya nanti dibangkitkan kembali di hari kiamat, untuk melalui tahap hisab dan mempertanggungjawabkan semua perbuatan.

Bagikan berita ini:
8
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar