Disorot Terkait Kartu Vaksin untuk Pengendara, Wali Kota: Ombudsman Jadikan Hoaks Sebagai Kebijakan

Jumat, 30 Juli 2021 20:35

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menanggapi pernyataan Ombudsman Sulsel yang menilai Pemkot Makassar mengeluarkan kebijakan kontroversial seperti kartu vaksin untuk pelayanan dan syarat untuk berkendara.

Menurut Danny, pernyataan Ombudsman Sulsel keliru. Pasalnya, dia tidak pernah mengeluarkan kebijakan mengenai kartu vaksin sebagai syarat untuk berkendara dan mengurus administrasi.

Justru, lanjut Danny, Ombudsman yang harus dilapor sebab menjadikan berita tidak benar atau hoaks sebagai pernyataan pers.

“Siapa bilang? Tidak pernah saya bilang begitu. Ini Ombudsman Sulsel perlu dilapor juga karena dia menangkap hoaks sebagai kebijakan. Tidak boleh itu, harus klarifikasi dong baru bikin pernyataan pers begitu. Ini yang perlu dilapor, bahwa ombudsman Sulsel yang menjadikan sebagai bahan siaran,” ujarnya, Jumat (30/7/2021).

Kata Danny, Ombudsman Sulsel harus mengklarifikasi terlebih dahulu berita yang ada. Apakah berita tersebut benar atau tidak. Padahal bahan rujukan Ombudsman adalah berita hoaks.

“Memang saya pernah ngomong begitu? Memang ada tertulis seperti itu? Adakah tertulis seperti itu? Tidak ada ini, bahaya ini, ikut politik namanya itu,” bebernya.

Bagikan berita ini:
5
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar