Jokowi Berpesan Semua Harus Tahan Banting, Pandemi Belum Bisa Diprediksi Kapan Selesai

Jumat, 30 Juli 2021 22:10

Presiden Joko Widodo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Joko Widodo terang-terangan menyebut pandemi Covid-19 tidak diketahui kapan akan berakhir. Apalagi tanpa terprediksi muncul yang namanya varian Delta, varian baru dari Korona muncul di India, kemudian muncul di seluruh negara di dunia, sehingga ekonomi global pun juga goncang. Tak terkecuali di Indonesia, langsung membuat kasus positif menjadi naik secara drastis.

“Semuanya harus bekerja lebih keras lagi, tahan banting. Keadaan ini kita, saya ngomong apa adanya bukan menakut-nakuti, tapi kasus Virus Korona ini akan selesai kapan, WHO pun juga belum bisa memprediksi,” ucap Jokowi dalam kegiatan pemberian Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/7/2021)

Sehingga lanjut Jokowi, tidak ada jalan lain saat itu karena di Pulau Jawa dan di Pulau Bali semua titik-titik berstatus merah, tidak ada yang kuning sehingga keputusan yang sangat berat pun ditempuh, yaitu dengan PPKM Darurat. Karena tidak ada cara yang lain selain itu, karena kasusnya terus melonjak tajam.

“Dan alhamdulillah, sekarang paling tidak, bisa kita rem. Meskipun turunnya pelan-pelan, tapi bisa kita rem,” bebernya.

Di Wisma Atlet misalnya, yang dulu sudah hampir 90 persen, pagi tadi Jokowi tinjau, keterisian dari tempat tidur mulai menurun di angka 38 persen. Dulunya 90 persen, hampir penuh.

“Ini juga patut kita syukuri. Dan saya melihat angka-angka tadi di wilayah-wilayah di Pulau Jawa sudah mulai melandai turun pelan-pelan. Tetapi, yang di luar Jawa gantian, naik. Inilah memang varian Delta ini penularannya sangat cepat sekali,” katanya.

Sehingga, Jokowi menyampaikan, pemerintah selalu fokus pada sisi kesehatan bisa tertangani tapi sisi ekonominya juga pelan-pelan harus dijalankan.

“Enggak bisa kita tutup, seperti negara lain lockdown. Lockdown itu artinya tutup total. Kemarin yang namanya PPKM Darurat itu kan semi lockdown. Itu masih semi saja semuanya menjerit minta untuk dibuka,” pungkas Jokowi. (dra/fajar)

Bagikan berita ini:
8
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar