Ngotot Eksepsi, Pengacara Edy Rahmat Sebut Dakwaan JPU KPU Copy Paste

Jumat, 30 Juli 2021 11:58

Edy Rahmat ajukan eksepsi ke Majelis Hakim

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Terdakwa kasus gratifikasi proyek infrastruktur Sulsel, Edy Rahmat ngotot melakukan keberatan atau eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

Keberatan Edy Rahmat itu disampaikan kuasa hukumnya, Yusuf Lessy. Yusuf menyebut dakwaan yang dibacakan untuk terdakwa lain Nurdin Abdullah dan kliennya hampir sama. Sedangkan peristiwanya berbeda antara keduanya.

Bahkan Yusuf menyebut dakwaan JPU KPK ke kliennya terkesan salin dan tempel.

“Karena dalam proses penegakan hukum apa yah, ini dakwaannya cuma asal tempel sulam atau copy paste. Peristiwanya NA dijadikan ke Edy Rahmat,” ujar Yusuf.

Olehnya, jika nanti majelis hakim memutuskan untuk menolak eksepsi dari Edy Rahmat, pihaknya akan melakukan banding.

“Kalau tidak dikabulkan saya punya eksepsi, saya akan banding. Ini suatu hal penegakan hukum tidak adil kalau begini,” lanjut Yusuf.

Sebelumnya, JPU KPK mendakwa Edy Rahmat bersalah dalam tindak pidana korupsi.

Ia pun diancam pidana dalam Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Bagikan berita ini:
4
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar