Pandemi Covid-19, Elektabilitas Parpol Lama Juga Turun

Jumat, 30 Juli 2021 21:49

Petugas PPSU saat merapikan alat peraga kampanye (APK) parpol pada Pemilu 2019 lalu. (Issak Ramdhani /Dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pandemi covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi dan kesehatan, tapi juga menyasar sektor politik. Dari hasil survei Suara Milenial Institute didapatkan fakta bahwa elektabilitas parpol lama anjlok.

Direktur eksekutif Suara Milenial Institute Muhammad Aderman mengatakan, parpol dan tokoh parpol yang hadir di Pemilu 2019 tidak mampu menjaga elektabilitasnya ketika pandemi melanda tanah air.

Penurunan itu juga terjadi pada partai besar dan partai kecil. Sebagai contoh PDIP dan Gerindra. Meski menempati urutan pertama dan kedua pada Pemilu 2019 tapi elektabilitasnya turun. “PDIP suaranya menurun menjadi 17,5 persen. Partai Gerindra 10,5 persen,” ujar Muhammad Aderman kepada wartawan, Jumat (30/7).

Penurunan suara itu berdasar pada pertanyaan yang sampaikan Suara Milenial Institute kepada responden, yaitu “Jika pemilu digelar sekarang, partai mana yang dipilih?”

Menurut Muhammad Aderman, menurunnya, tingkat elektabilitas partai-partai lama di masa pandemi ini, karena publik merasa belum melihat sumbangsih dan kepedulian partai-partai dalam meringankan beban masyarakat selama pandemi. “Publik belum melihat sejauh mana sumbangsih mereka (parpol) dalam meringankan beban masyarakat,” katanya.

Bagikan berita ini:
8
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar