Pilgub Sulsel 2024, PKS-PAN Inginkan Andalan

Jumat, 30 Juli 2021 12:29

Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (Andalan) memang masih fokus bekerja hingga akhir periodenya.

Akan tetapi, dua partai pengusung di Pilgub 2019 lalu, PKS dan PAN siap membentangkan karpet merah.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara terang-terangan ingin mendorong Andi Sudirman Sulaiman menjadi kosong satu pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2024.

Menurut, Ketua Bidang Humas DPW PKS Sulsel, Wahidah Eka Putri, pihaknya memang sudah mendapat jawaban saat melamar Andalan beberapa waktu lalu.

Saat itu, pinangan itu ditolak secara halus dengan alasan ingin fokus di pemerintahan.Diakuinya, dalam pertemuan itu, Andalan menegaskan ingin bersikap netral.

“Dari segi kebiasaan memang beliau dekat dengan kader PKS, tetapi kita hargai mungkin beliau ingin fokus menata Sulsel,” katanya, kemarin.

Meski mendapat penolakan secara halus, diakuinya, hubungan PKS dengan Andalan masih terjalin baik. Termasuk PKS tetap mendukung pemerintahan hingga periodenya berakhir.

“Kami berharap kalau dilantik jadi gubernur definitif, mudah-mudahan (kader) PKS yang mendampingi (jadi wagub) kalau waktunya dapat,” katanya.

Begitu pula, kata dia, apabila Andalan memutuskan kembali maju di Pilgub 2024. PKS membuka pintu selebar-lebarnya.

“Kalau bisa majunya melalui PKS. Boleh juga berpasangan dengan kader PKS. Tetapi, semua masih fleksibel. Kami tetap melihat perkembangan kedepan sesuai hasil Pileg,” ujarnya.

Kawal Pemerintahan

Ketua Bappilu DPW PAN Sulsel, Andi Irwandi Natsir mengatakan, sebagai partai pengusung tentu wajib mengawal pemerintahan dengan memberi masukan serta kritik meski terhadap Andi Sudirman Sulaiman yang mengendalikan Sulsel.

“Kami dalam mengusung bukan hanya mengusung pasangan, tetapi ide dan gagasan. Ide pembangunan dan menyejahterakan itu sejalan dengan kami, kalau itu berjalan baik pasti kami kawal,” katanya.

Legislator DPRD Sulsel asal Bone ini tak menampik partainya turut meminang Andalan untuk masuk di partai berlambang matahari ini.

“Beliau tokoh, tentu banyak partai yang berminat. Bukan hanya PAN. Belum bergabung dikarenakan bentuk stategi politiknya saat ini mungkin nanti beliau setelah selesai periodenya akan memilh partai, kami di PAN tetap menunggu, semoga memilih PAN,” ujarnya.

Fokus di Pemerintahan

Pengamat Politik Naharuddin menilai sikap Andalan yang tidak menerima pinangan partai politik merupakan langkah tepat. Agar fokus memperbaiki kinerja pemerintahan.

“Ia lebih seksi di Pilgub 2024 apabila tetap independen. Dengan catatan, tetap menjaga jalannya pemerintahan dengan baik,” pinta akademisi Unhas ini.

Diungkapkannya, keinginan parpol menggaet Andalan memang bukan tanpa alasan. Ketokohannya sangat kuat.

Tidak ada cacat dalam dunia politik. Juga, memiliki hubungan dengan kekuasaan melalui saudaranya, Andi Amran Sulaiman (AAS).

“Figur muda, background politiknya jelas, punya modal,” katanya.

Sejauh ini, Andalan sama sekali tak ingin membahas kontestasi politik. Apalagi menjawab pertanyaan soal pinangan sejumlah parpol.

Termasuk saat ditanya akan maju lagi di Pilgub 2024 atau tidak. “Jangan dahulu, kalau soal politik,” ungkapnya belum lama ini. (rul/fajar)

Bagikan berita ini:
8
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar