PMI Temukan Calo Plasma Konvalesen, Satu Bag Dijual Rp20 Juta

Jumat, 30 Juli 2021 06:00

Airlangga Hartarto menjadi salah satu pendonor plasma konvalesen di Gedung PMI, Jakarta, Senin (18/1/2021). Foto net/poj...

FAJAR.CO.ID,SURABAYA — Stok plasma konvalesen sangat terbatas. Di sisi lain, permintaannya sangat tinggi di tengah lonjakan pasien Covid-19. Situasi ini dimanfaatkan oknum tertentu untuk mereguk keuntungan.

Sekretaris PMI Jatim dr Edi Purwinarto mengungkapkan, kelangkaan pendonor darah konvalesen di Jawa Timur diwarnai adanya modus penipuan. Modus tersebut ditemukan di kawasan Sidoarjo. 

Edi mengaku menerima laporan tersebut dari berbagai informasi. Mulai dari selebaran brosur, media sosial, korban hingga grup WhatsApp. “Banyak modusnya seperti yang saya sebutkan. Sempat ada informasi yang menjual per kantongnya Rp 20 juta. Nah, ini kan tidak wajar,” kata Edi Purwinarto di Surabaya, kemarin. 

Edi memaparkan, harga sebenarnya satu kantong plasma darah konvalesen antara Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta per kantong. Jika di atas harga tersebut, maka bisa jadi itu adalah modus atau tindakan penipuan. 

Pihaknya juga sempat menerima laporan tersebut dari kepolisian dan kejaksaan. Kini modus tersebut masih ditelusuri. ”Sebab, sangat merugikan masyarakat,” katanya.

Bagikan berita ini:
4
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar