Beberkan Data, Anies Baswedan: Vaksin Kurangi Infeksi dan Risiko Covid-19

Sabtu, 31 Juli 2021 22:59

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan kepada masyarakat ibu kota untuk taat terhadap protokol kesehatan. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 sangat mengurangi risiko keparahan dan kematian bagi warga yang terpapar virus corona jenis baru tersebut.

Hal itu dikatakan Anies berdasarkan data-data yang diperoleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Dari 4,2 juta orang ber-KTP DKI Jakarta yang sudah divaksin minimal dosis pertama, hanya 2,3 persen yang tetap terinfeksi. Angkanya kecil sekali,” kata Anies dalam video yang diunggah akun Pemprov DKI Jakarta di Youtube, Sabtu (31/7).

“Dan sebagian besar dari mereka yang terinfeksi ini, dari 2,3 persen itu, mereka tidak bergejala atau bergejala ringan,” sambung Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menambahkan bahwa dari 4,2 juta warga DKI Jakarta yang sudah divaksin, hanya 0,013 persen yang meninggal dunia usai terpapar Covid-19. “Atau kira-kira 13 kasus per 100 ribu penduduk. Itu yang meninggal,” ujar Anies.

Berdasarkan data tersebut, Anies menyimpulkan bahwa warga yang sudah divaksin risiko kematiannya jauh lebih kecil dibanding dengan yang belum menjalani vaksinasi. Adapun per 31 Juli 2021, sebanyak 7,5 juta orang telah menjalani vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta.

Pencapaian itu melebihi target yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni, vaksinasi di Jakarta harus mencapai 7,5 juta orang pada akhir Agustus.

“Alhamdulillah, kami lebih cepat satu bulan dari target jadwal yang sudah ditetapkan. Lebih dari 7,5 juta vaksin dosis pertama dan 2,5 juta vaksin dosis kedua telah diberikan di Jakarta,” ujar Anies Baswean. (jpg)

Bagikan berita ini:
1
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar