Mampu Deteksi Covid-19 Varian Baru, Laboratorium Milik Pemkot Makassar Tunggu Izin Operasi

Minggu, 1 Agustus 2021 18:31

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kini merampungkan pembangunan laboratorium pemeriksaan Covid-19 di RSUD Daya.

Kabar baiknya, laboratorium ini mampu mendeteksi Covid 19 varian baru, seperti, varian Inggris (B.1.1.7), varian India (B.1.6.1.7), varian Afrika Selatan (B.1.3.5.1), dan varian (B.1.5.2.5).

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyebut, laboratorium ini disiapkan untuk mendeteksi hingga 1200 sampel Swab PCR per hari dan akan beroperasi selama 24 jam.

“PCR biasa, kalau dia delta , tidak terdeteksi, dianggap negatif, tapi di sini, super sensitif, bisa mendeteksi varian baru yang bergeser dari pada corona virus ini,” ujar Danny, Minggu (1/8/2021).

Danny mengklaim, hadirnya Laboratorium BSL Level 2 ini menjadi yang kedua di Indonesia. Pasalnya selama ini pemeriksaan Covid 19 varian baru hanya dilakukan di Litbangkes Jakarta.

“Nah ini hal baru di Jakarta Pondok Inddah, kalau tidak salah, dengan di sini. Sehingga baru selesai namanya BSL Level 2, tadi kita sudah lihat, tinggal memang kami berharap ijin dari provinsi sebagai status lab bisa cepat keluar, agar ini bisa membantu,” beber Danny.

Danny mengatakan, laboratorium ini diperuntukan untuk setiap warga yang dideteksi oleh Tim Detektor, tanpa dipungut biaya.

“Jadi semua orang yang dideteksi oleh detektor kalau ada yang sakit,maka Covid Hunter datang, semua gratis kalaunlewat detektor dan covid hunter, kalau mandiri, itu dia komersil,” katanya.

Ia menegaskan pembangunan laboratorium ini murni untuk membantu kemanusiaan di era pandemi Covid-19. Bukan untuk ajang pamer.

“Sekali lagi, ini murni untuk membantu, bukan gagah-gagahan. Saya sampaikan, jagan sampai lagi orang bereaksi berlebihan, ini membantu di era pandemi seperti ini,”ujarnya.

Danny pun menyampaikan rasa syukurnya, dengan adanya laboratorium seperti ini.Sehingga, ketersediaan pemeriksaan tracing di Makassar bisa semakin dipercepat.

“Saya kira ini patut kita syukuri sehingga hulu-hilir kita lengkap, kita punya PCR sendiri, kita punya isolasi apung, dan kita punya nanti insya Allah kita liat kemungkinan nya membuat rumah sakit darurat,” tuturnya.

“Jadi kalau misalnya dia lapor, inikan saya akan buat posko RW dan kelurahan, jadi semua bisa melapor, selain melapor 112 , detettor datang, covid hunter datang, semua kita periksa secara gratis,” tutupnya. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
2
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar