Sandiaga Uno Dorong Reformasi Birokrasi demi Iklim Usaha yang Baik

Minggu, 1 Agustus 2021 18:09

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa anggaran Rp 2,4 triliun tersebut dialokasikan melalui beberapa program. (Instagram Sandiaga Uno)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong hadirnya reformasi regulasi yang cepat, tepat dan transparan, demi terciptanya iklim usaha yang baik dan kondusif khususnya di tengah pandemi.

Sandiaga mengatakan, banyak pengusaha khususnya di sektor ekonomi kreatif yang hingga saat ini masih terkendala dengan perizinan. Menurutnya, ini merupakan masalah klasih yang harus segera dicarikan solusinya.

“Ini masalah klasik. Di tengah pandemi ini, pemerintah harus berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan karena ekonomi kretif adalah ekonomi yang menghadirkan keberadilan,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Minggu (1/8).

Sandiaga juga mengakui, pengusaha memiliki peran sangat vital dalam menyediakan lapangan kerja. Karena dengan begitu pengusaha membantu pemerintah dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk menciptakan iklim usaha yang baik dan kondusif, pemerintah berkomitmen untuk menghadirkan reformasi regulasi.

“Dalam rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, dimana sekali lagi kita membahas ini. Arahan beliau dan kami semua di kabinet sepakat bagaimana perizinan sampai turunannya hingga ke tingkat desa bisa kita berikan kemudahan, penyederhanaan,” kata Sandiaga.

Karena dengan hadirnya kemudahan perizinan serta kepastian usaha yang baik, pria yang akrab disapa Mas Menteri ini berharap akan lahir semakin banyak pengusaha dan iklim investasi di Indonesia bisa meningkat serta ekonomi Nasional bisa bangkit.

“Dengan kemudahan berusaha ini kita gerakkan ekonomi melali sektor-sektor yang justru tumbuh di tengah krisis. Seperti kuliner, kriya, fesyen ini berpeluang tumbuh,” kata Sandiaga. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
3
6
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar