Varian Delta Covid-19 Mengganas, WHO Catat Kenaikan Kasus Global hingga 80 Persen

Minggu, 1 Agustus 2021 18:48

TUGAS MULAI: Sejumlah tenaga kesehatan menangani Covid-19 yang baru tiba di IGD RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, kemarin (1...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Varian Delta COVID-19 melanda hampir di seluruh dunia. Termasuk Indonesia. Bahkan, dalam sebulan terakhir, penularannya sangat massif. Hal ini mengakibatkan kasus global meningkat 80 persen.

“Pada tanggal 30 Juli 2021, Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan dalam 1 bulan terakhir, terjadi kenaikan kasus global hingga 80 persen. Ini akibat varian Delta,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangan pers melalui Sekretariat Presiden di Youtube, Minggu (1/8).

Menurutnya, banyak negara khususnya di kawasan Asia Tenggara mengalami kenaikan kasus Corona secara signifikan. Tak hanya itu. Angka kematian di dunia juga mengalami kenaikan 10 persen dibanding pekan lalu.

“Pada periode tanggal 19-25 Juli 2021, WHO mencatat jumlah kematian sebesar 69,000 orang. Angka ini naik 21 persen dari minggu sebelumnya,” jelas Retno.

WHO, lanjutnya, juga memberi perhatian terhadap kesenjangan vaksinasi COVID-19 di tingkat global yang masih cukup lebar. “Di Eropa tingkat vaksin yang disuntikkan berbanding populasi sebesar 84,9 persen. Lalu, kawasan Amerika Utara sebesar 82,5 persen. Selanjutnya, di kawasan Afrika hanya 4,6 persen. Sedangkan di Asia Tenggara mencapai 21,7 persen.

Bagikan berita ini:
7
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar