Dituntut 1 Tahun Penjara, Terdakwa Teror Bom Masjid hanya Divonis 7 Bulan

Senin, 2 Agustus 2021 20:09

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lelaki bernama Muh Zulkifli divonis tujuh bulan penjara, dalam pengancaman bom masjid di Jalan Maccini Sawah, Makassar pada 30 Desember 2020 lalu.

Vonis itu dianggap lebih ringan jika dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama satu tahun penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Makassar pada Senin sore (2/7/2021) tadi.

“Sidangnya sore tadi terdakwa teror bom di salah satu masjid di Makassar pada tahun 2020 lalu, divonis tujuh bulan penjara,” kata penasehat hukum terdakwa, Vhivy Arida Bhayangkara.

“Kemarin itu JPU menuntut klien kami selama satu tahun penjara. Tapi bukan gila, klien kami ini berdasarkan hasil assessment psikologinya IQnya hanya 55, kalau normal itu kan 90,” sambung dia kepada wartawan.

Sebelumnya, terpidana Zulkifli ditangkap polisi usai melakukan pengancaman bom kepada pengurus Masjid Mujahidin, pada 30 Desember 2020 lalu.

Sebelumnya diberitakan, warga di sekitaran wilayah Jalan Maccini Sawah, Kota Makassar mendadak heboh. Tim Jibom Brimob Polda Sulsel tiba di sana, Rabu malam (30/12/2020) lalu.

Menurut informasi, salah seorang pengurus masjid mendapat informasi adanya bom oleh seorang pria, melalui seorang pria dalam sambungan telepon pukul 17.00 Wita.

Awalnya, Zulkifli mengaku meminta kalender kepada pengurus masjid. Namun si pengurus masjid mengaku sedang tak punya.

Setelah itu, Zulkifli menyebut dirinya adalah terorid dan mengaku bahwa dirinya telah menyimpan sebuah bom di sekitar mimbar masjid. Sontak, pengurus masjid pun panik dan memanggil polisi.

Setelah Tim Gegana Brimob Polda Sulsel tiba di lokasi, bahan peledak yang dimaksud ternyata tidak ada. Selepas dari situ, polisi pun menangkap Zulkifli di Jalan A.P Pettarani, Makassar. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
8
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar