Donasi Palsu Ahli Waris Akidi Tio, Putrinya Dikenai Pasal Penghinaan Negara dan Penyiaran Berita Bohong

Senin, 2 Agustus 2021 18:29

FAJAR.CO.ID, PALEMBANG — Polda Sumsel menggunakan pasal penghinaan negara dan penyiaran berita tidak pasti untuk menjerat Heriyanti, putri mendiang Akidi Tio terkait dengan pemberian sumbangan Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan.

“Dikenakan UU nomor 1 tahun 1946, pasal 15 dan 16. Ancaman (pidana) di atas 10 tahun karena telah membuat kegaduhan,” terang Direktur Intelkam Polda Sumsel Komisaris Besar Ratno Kuncoro dalam konferensi pers bersama Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di Palembang, Senin (2/8/2021).

Berdasarkan Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana disebutkan, “Barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga, bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya dua tahun.”

Sementara pasal 16 berbunyi, “Barang siapa terhadap bendera kebangsaan Indonesia dengan sengaja menjalankan suatu perbuatan yang dapat menimbulkan perasaan penghinaan kebangsaan, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya satu tahun enam bulan.”

Bagikan berita ini:
5
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar