Kuat Dugaan Harun Masiku di Luar Negeri, Firli Bahuri Sampaikan Ini

Senin, 2 Agustus 2021 21:29

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengklaim, sejumlah negara tetangga telah merespon red notice yang diterbitkan NCB Interpol, terkait daftar pencarian orang (DPO) kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI periode 2019-2024 Harun Masiku.

Meski demikian, Firli tak membeberkan negara mana saja yang telah merespon, mengenai red notice tersebut.

“Beberapa negara tetangga sudah memberika respon, terkait upaya pencarian tersangka HM (Harun Masiku). Saya tidak mau sebutkan negara itu,” kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (2/8).

Firli lantas mengecam terhadap pihak-pihak yang mencoba menghalang-halangi upaya penangkapan Harun, akan dijerat pidana.

“Maka itu masuk kategori tindak pidana lain yang diatur dalam UU No.31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, pasal 21 ya, dan itu masuk tindak pidana,” tegasnya.

Dia pun mengakui, KPK tidak bisa menangkap Harun Masiku sendirian. Sehingga meminta bantuan NCB Interpol untuk menerbitkan red notice terhadap Harun Masiku.

Bagikan berita ini:
4
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar