Pertama Sejak 1912, Berbagi Emas Olimpiade, 2 Atlet Ini Dipuji

Senin, 2 Agustus 2021 10:37

Mutaz Essa Barshim dan Gianmarco Tamberi. (Foto: Christian Petersen/Getty Images)

FAJAR.CO.ID, TOKYO—Perebutan medali emas lompat tinggi putra di Olimpiade Tokyo berlangsung dramatis malam tadi. Mutaz Essa Barshim dari Qatar dan saingannya, Gianmarco Tamberi dari Italia tidak bisa saling mengalahkan dan pada akhirnya memilih berbagi medali.

Kedua atlet sama-sama mulus melakukan lompatan 2,37 meter sampai gagal untuk 2,39 meter. Setelah masing-masing gagal dalam tiga percobaan, seorang ofisial Olimpiade menawarkan mereka lompatan untuk menentukan pemenangnya.

“Bisakah kita memiliki dua emas?” Barshim bertanya padanya. Tanggapan “mungkin” sudah cukup bagi Barshim untuk kemudian menyatakan “sejarah, temanku!” sambil memeluk lawannya.

Ini pertama kalinya sejak 1912 medali emas dibagikan dalam atletik. “Saya melihat dia, dia melihat saya, dan kami tahu itu. Kami hanya saling memandang dan kami tahu, itu sudah selesai. Tidak perlu,” kata Barshim terkait opsi lompatan terakhir dikutip dari The Independen.

Itu juga merupakan win-win solution untuk Tamberi, yang absen berkompetisi di Rio lima tahun lalu karena cedera pergelangan kaki. Tamberi membawa gips yang dia kenakan dalam pemulihan dari cedera itu bersamanya ke Stadion Olimpiade dengan kalimat ‘Jalan ke Tokyo 2021’ tertulis di atasnya.

Bagikan berita ini:
1
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar