Bongkar Borok Kebijakan Pemerintah, Yusril Ihza Mahendra Seret Nama Erick Thohir dan Luhut

Selasa, 3 Agustus 2021 12:26

Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra berpandangan bahwa kebijakan dan masalah di atas memberikan citra yang kurang positif kepada pemerintah.

“Karena ada anggapan orang tertentu yang kena, tebang pilih,” jelasnya.

Yusril Ihza Mahendra menilai bahwa pemerintah harus menemukan rumusan yang tepat dalam penanganan covid-19, termasuk soal landasan hukum.

Ia mengingatkan bahwa jika Pemerintah salah langkah, maka korban covid-19 bisa terus berjatuhan.

“Enggak ada yang menjamin kesehatan kita sekarang. Salah kebijakan bisa mati massal, dan kalau mati massal itu bisa genocide (genosida, red) juga karena pembunuhan bersifat massal,” bebernya.

Tak hanya itu, Yusril Ihza Mahendra juga mengatakan bahwa landasan hukum Pemerintah dalam penanganan Covid-19 masih bermasalah.

Ia mencontohkan PPKM level 3-4 yang hanya diatur melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Begitu pula terlibatnya Menteri BUMN Erick Thohir dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam penanganan Covid-19 yang dinilai tak sesuai tugas.

“Kalau legitimasi dipertanyakan, orang memberi instruksi juga gimana, ya, tarik ulur, mundur maju mundur maju,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
10
2
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar