In Memoriam: Annas GS, Humoris, Tinggalkan Jejak Pamong yang Mengayomi

Selasa, 3 Agustus 2021 10:10

Annas GS/dok fajar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kabar duka datang dari Pamong Senior Sulsel, Annas GS yang wafat di RSK Dadi Makassar, Senin pagi, 2 Agustus. Kabar ini dengan cepat menyebar, memenuhi lini masa media sosial, mendoakan Karaeng Jalling–sapaannya agar mendapat tempat terbaik disisi-Nya.

Banyak orang yang telah meninggal, tetapi nama baik mereka akan kekal. Seperti Annas GS, nama baiknya kekal diantara orang-orang yang mengenalnya. Sejak pensiun sebagai ASN, dia lebih banyak menghabiskan waktunya menjadi petani tambak, garam dan memelihara kuda di kampungnya, di Desa Arungkeke, Jeneponto.

Sesekali dia menyempatkan waktu menyeruput kopi di warung kopi legendaris kawasan Boulevard Makassar, Phoenam. Tak pilih-pilih tempat duduk, dia ngopi semeja dengan siapa saja. Dia memang banyak diceritakan sebagai sosok pamong yang ramah, mudah bergaul dengan semua kalangan alias sombere.

Dia dikenal banyak kalangan. Dikenal sebagai sosok yang humoris. Tetapi urusan pekerjaan kantor dia akan tegas. “Beliau sosok yang mengayomi, energik, punya visi dan kreativitas yang luar biasa,” kenang Ketua KPU Makassar, Faisal Amir.

Bagikan berita ini:
1
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar