Kasus Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio, Tiga Anggota Keluarga dan Dokter Pribadi Terseret

Selasa, 3 Agustus 2021 14:52

Heryanty, anak Akidi Tio dijemput polisi. Foto via Sumeks

FAJAR.CO.ID, PALEMBANG–Kasus dugaan hoaks alias kebohongan dana hibah Rp 2 triliun keluarga Akidi Tio mulai bergulir.

Senin (2/8), Penyidik Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan telah memeriksa 3 orang terkait kasus itu.

Mereka yang diperiksa adalah anak perempuan almarhum Akidi Tio bernama Heriyanti, menantu Akidi bernama Rudi Sutadi dan cucu almarhum Akidi.

Selain ketiga orang anggota keluarga Akidi Tio itu, polisi juga memeriksa dokter pribadi keluarga Akidi, yakni dr Hardi Darmawan.

Penyidik melakukan pemeriksaan selama lebih dari 9 jam terhadap 3 anggota keluarga Akidi Tio.

Para terperiksa itu baru pulang pada Senin malam sekitar 22.00 WIB dengan pengawalan ketat.Sementara dr Hardi Darmawan lebih dahulu keluar dari Mapolda Sumsel, yakni sekitar pukul 20.00 WIB.

Wartawan yang meliput peristiwa tersebut tidak bisa menentukan status seluruh anggota keluarga Akidi Tio di kasus tersebut.

Padahal sebelumnya tersebar kabar bahwa Heriyanti, anak almarhum Akidi Tio yang melakukan penyerahan dana itu secara simbolis, telah dijadikan sebagai tersangka.

Kepala Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Komisaris Polisi CS Panjaitan juga enggan memberikan komentar terkait status ketiganya.

“Bukan wewenang saya, nanti ada rilis resminya,” ucapnya saat melepas Heriyanti dan dua orang keluarga Akidi lainnya ke dalam mobil.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Polisi Eko Indra Heri mengeluarkan komentar singkat saat pihaknya masih memeriksa Heriyanti dan kawan-kawan.

“Berpikir positif saja, terkait proses itu nanti, saat ini tim sedang bekerja,” kata dia.

Irjen Eko juga menegaskan, meski dana tersebut nantinya tidak terealisasi, tak akan menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel dan Pemprov setempat utuk menangani Covid-19.

“Saya kan niat baik, ada orang mau menyumbang untuk Sumsel melalui saya, maka saya salurkan, tolong dicatat kalau pun ada dananya itu bukan untuk saya, itu hanya titipan untuk masyarakat,” ujarnya. (ANT/genpi/fajar)

Bagikan berita ini:
10
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar