Kontroversi Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Roy Suryo: Mobilnya Tidak Sekalian?

Rabu, 4 Agustus 2021 10:58

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pakar telematika Roy Suryo melontarkan sindiran pedas terkait rencana pengecatan ulang Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau BBJ 2 dan Heli Super Puma.

Menurutnya, pemerintah tidak memiliki empati mengecat ulang pesawat kepresiden di tengah kondisi ekonomi yang carut marut akibat pandemi Covid-19.

“Mengapa disebut Tdk Punya Empati? Pesawat Kepresidenan yang dicat ditengah-tengah Pandemi ini bukan hanya 1 tetapi 3 (tiga) sekaligus: Boeing 737-BBJ2, BAe RJ-85 & Heli Super Puma,” celoteh Roy Suryo lewat akun Twitternya, (Rabu (4/8/2021).

Pasalnya, kata dia, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau BBJ 2 baru berusia 7 tahun.

Sehingga ia menyebut mengapa tidak sekaligus mobil kepresiden dicat ulang juga.

“Padahal jelas-jelas yang B737 baru 7 tahun (sangat muda utk Usia A-001), maka kemarin usul Mobilnya tdk sekalian? AMBYAR,” sindir Mantan Menpora tersebut.

Biaya pengecetan ulang pesawat kepresiden menjadi warna merah-putih itilu ditaksir menelar anggaran sebanyak Rp 2,1 miliar.

“Karena ditengah Pandemi & Kondisi Krisis saat ini keluar Biaya sampai Milyaran utk sekedar mengeCat 2 Pesawat Presiden saja tdk masalah, Apa tdk sebaiknya Mobil Mercedes yg juga baru diadakan tahun 2020 lalu di Cat begini sekalian? Gagah lho ini, Tentu Rakyat Bangga. AMBYAR,” cetusnya.

Presiden Joko Widodo menggunakan pesawat kepresidenan jenis Boeing Business Jet (BBJ) 2 tipe 737-800.

Pesawat BBJ 2 itu dipesan pada 2011.

Namun, baru digunakan sebagai pesawat kepresidenan Indonesia mulai 2014 atau tahun terakhir pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono meluruskan, pengecatan ulang Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sudah direncanakan sejak 2019.

“Dapat dijelaskan bahwa pengecatan pesawat ini telah direncanakan sejak 2019 serta diharapkan dapat memberikan kebanggaan bagi bangsa dan negara,” kata Heru di Jakarta, Selasa (3/8/2021).

Kata dia, sejatinya, pengecatan Pesawat BBJ 2 ini terkait dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-75 kemerdekaan Republik Indonesia pada 2020.

Proses pengecatan sendiri merupakan pekerjaan satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ.

Pesawat RJ adalah pesawat Kepresidenan British Aerospace RJ 85 (BAe-RJ 85) atau biasa disebut RJ-85 yang biasa dipakai oleh wakil presiden untuk melakukan kunjungan kerja.

“Namun pada 2019, pesawat BBJ 2 belum memasuki jadwal perawatan rutin sehingga yang dilaksanakan pengecatan terlebih dahulu untuk Heli Super Puma dan pesawat RJ,” beber Heru. (dra/fajar)

Bagikan berita ini:
2
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar