Oknum Nakes Timbun Obat Terapi Covid-19 Lalu Dijual hingga Rp40 Juta per Boks

Rabu, 4 Agustus 2021 20:45

ILUSTRASI: Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombespol Mukti Juharsa. (Fianda Sjofjan Rassat/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang oknum perawat berinsial RS bersama 23 orang lainnya. Mereka diduga telah menimbun obat terapi untuk pasien Covid-19, lalu dijual dengan harga tinggi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa mengatakan, obat-obatan ini dijual oleh para pelaku mencapai Rp 40 juta per boks. Padahal harga aslinya sesuai HET hanya Rp 1,1 juta per boks.

“Dia jual Rp 40 juta. Coba untungnya berapa puluh juta itu,” kata Mukti di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/8).

Lebih lanjut, Mukti menyampaikan, barang bukti yang disita dari para pelaku rencananya akan dilelang. Dengan begitu, bisa bermanfaat untuk membantu pasien Covid-19.

“Kita koordinasi dengan jaksa supaya bisa dimanfaatkan obat ini. Nanti untuk barang buktinya hanya uang saja ke pengadilan,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menemukan praktik curang penimbunan obat terapi untuk pasien Covid-19. Kali ini bahkan melibatkan oknum tenaga kesehatan.

Bagikan berita ini:
3
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar