Dulu Tolak Pengadaan Pesawat Kepresidenan, Sekarang Jokowi Malah Ubah Catnya

Kamis, 5 Agustus 2021 11:49

Tampilan baru Pesawat Kepresidenan. Foto: Instagram/@adhimas_aviation

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Presiden Joko Widodo dulu termasuk orang yang tidak setuju dengan pembelian pesawat kepresidenan oleh presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala itu.

Pada 2014, sewaktu Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi mengatakan pembelian pesawat kepresiden merupakan pemborosan anggaran. Menurut dia masih ada kebutuhan prioritas lain seperti pendidikan dan kesehatan.

“Masih banyak kebutuhan yang mendasar. Salah satu kebutuhan mendasar negara kita adalah pendidikan dan kesehatan. Itu yang harus dipenuhi,” kata Jokowi saat menyambangi Markas Besar Barisan Relawan Jokowi Presiden (Mabes Bara JP), di Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Oktober 2014 silam.

Selain Jokowi, penolakan pembelian pesawat presiden juga datang dari Fraksi PDI Perjuangan yang diketuai Tjahjo Kumolo.

Dia mengatakan bahwa bukan waktu yang tepat untuk membeli pesawat baru karena negara banyak membutuhkan dana untuk membantu korban bencana. Selain itu, negara juga masih menanggung utang yang sangat besar.

“Alasan pemerintah bahwa pesawat lama sudah tidak layak beroperasi karena mengalami keretakan menurut saya tidak dapat diterima,” ujarnya waktu itu.

Bagikan berita ini:
9
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar