Kisah Cinta Hamoon dan Pelatihnya dan Perjuangan Mereka Tampil di Olimpiade Sebagai Pengungsi

Kamis, 5 Agustus 2021 11:02

Foto dari The Record

FAJAR.CO.ID, TOKYO—Hamoon Derafshipour dan istrinya, Samira Malekipour selalu berbagi mimpi yang sama, untuk tampil di Olimpiade. Tidak dapat mencapai itu di negara asal mereka, Iran, pasangan pelatih-karateka tersebut mencari perlindungan di Kanada. Sekarang mereka siap berebut medali.

Derafshipour bertemu dengan Samira yang merupakan peraih medali perunggu kumite Asian Games 2010 saat berkompetisi secara internasional. Setelah cedera lutut mengakhiri karir kompetitifnya, Samira Malekipour menginvestasikan waktu dan energinya untuk melatih.

Dengan semangat bersama mereka untuk karate, dan cinta satu sama lain, keduanya membuka akademi karate di kampung halaman mereka di Iran. Ketika tersiar kabar bahwa karate akan tampil di Olimpiade Tokyo 2020, peraih medali perunggu kumite dunia 2018 itu tahu bahwa dia harus melakukan sesuatu untuk berada di sana dan bersaing.

Bagi Hamoon Derafshipour, satu-satunya orang yang bisa membantunya mewujudkan impian kejayaan Olimpiade itu adalah istri dan pelatihnya, Samira Malekipour. Tetapi ketika Derafshipour menyadari bahwa pelatihnya tidak akan mampu melatihnya untuk Olimpiade, keduanya membuat pengorbanan besar untuk meninggalkan hidup mereka di Iran dan mencari perlindungan di Kanada.

Bagikan berita ini:
8
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar