Pandemi Covid-19, Penggantian Cat Pesawat Kepresidenan Tidak Urgen

Kamis, 5 Agustus 2021 17:33

Tampilan baru Pesawat Kepresidenan. Foto: Instagram/@adhimas_aviation

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota Komisi II DPR Anwar Hafid menilai penggantian cat pesawat kepresidenan tidak urgen semasa pandemi Covid-19. Dia menyebut pemerintah seharusnya lebih fokus pada penanggulangan pandemi dan dampaknya ketimbang mengurusi penggantian cat pesawat kepresidenan itu.

“Sebaiknya pembantu presiden berfokus membantu presiden untuk benar-benar berperang menghadapi pandemi,” kata legislator fraksi Partai Demokrat itu dalam keterangan persnya, Kamis (5/8).

Anwar mengatakan pekerjaan rumah pemerintah di dalam menanggulangi pandemi masih banyak. Satu di antaranya tentang ketersediaan oksigen yang masih langka. Oleh karena itu, pemerintah semestinya bisa mengalihkan dana penggantian cat pesawat kepresidenan senilai Rp 2 miliar lebih itu untuk kepentingan pengadaan oksigen.

“Alokasi cat pesawat presiden lebih elegan diarahkan bagi kebutuhan tabung oksigen bagi rakyat,” ungkap eks Bupati Morowali itu.

Namun, pengecatan sebagian pesawat kepresidenan itu sudah terjadi. Warnanya telah diganti dari kombinasi biru putih menjadi merah putih. “Benar, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau pesawat BBJ 2 telah dilakukan pengecatan ulang,” ujar Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono di Jakarta, Selasa (3/8).

Bagikan berita ini:
3
4
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar