Pesawat Peninggalan SBY Dicat Ulang, Andi Mallarangeng: Presiden Sebelumnya Tidak Pernah Begitu

Kamis, 5 Agustus 2021 10:49

Pesawat kepresidenan warisan Presiden Soeharto BAe 146-200. (Instagram Andi Mallarangeng)

“Itulah sebabnya, Pak SBY lebih memilih untuk menggunakan pesawat Garuda Indonesia yang disewa untuk penerbangan jarak menengah dan jauh. Dan akhirnya memutuskan untuk membeli pesawat kepresidenan baru di ujung masa jabatannya, jenis Boeing BBJ 2, yang mempunyai jarak tempuh yang lebih jauh. Lagipula, dihitung-hitung ongkosnya lebih murah daripada menyewa pesawat setiap kali,” sebutnya.

Pria kelahiran Makassar itu mengungkapkan dengan pesawat kepresidenan yang baru, presiden berikutnya bisa mengunjungi seluruh pelosok tanah air dengan sekali penerbangan.

Bahkan untuk terbang langsung ke negara-negara Asean pun bisa.

Pesawat yang baru ini dioperasikan oleh TNI AU.

Sementara itu, pesawat BAe 146-200 tetap digunakan oleh Wapres Jusuf Kalla dan Budiono.

Sampai 10 tahun kepemimpinan SBY, pesawat bersejarah tersebut tak pernah diganti warna.

Bahkan oleh presiden sebelum SBY, baik BJ Habibie, KH Abdurrahman Wahid hingga Megawati Soekarnoputri.

“Sampai dan selama 10 tahun era Presiden SBY, pesawat kepresidenan warisan Pak Harto ini tidak pernah berganti rupa. Presiden-presiden sebelumnya pun tidak pernah mengubah warnanya. Ketika pesawat kepresidenan yang baru telah tiba, di ujung masa jabatan Presiden SBY, pesawat kepresidenan warisan Pak Harto ini kemudian digunakan oleh Wapres Boediono, dan juga oleh Wapres JK. Tapi warna dan penampilannya tidak berubah. Saya tidak tahu apakah Wapres Ma’ruf Amin pun masih menggunakannya,” ungkapnya.

Terakhir, putra mantan Wali Kota Parepare itu berharap setiap kendaraan kepresidenan punya nostalgia sendiri.

“Yang jelas, banyak nostalgia dengan pesawat ini. Old plane eventually dies, and it fades away too,” pungkasnya.(msn/fajar)

Bagikan berita ini:
7
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar