Politisi Ikan Lele Berulah, Sekum Muhammadiyah: Bikin Gaduh dan Adu Domba

Kamis, 5 Agustus 2021 15:17

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menilai ulah para politisi ikan lele memperburuk dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi covid-19.

Menurutnya, istilah politisi kan lele merupakan ungkapan yang dipinjamnya dari Buya Syafii Maarif yang ditujukan kepada mereka yang senang tampil untuk memperkeruh suasana dan mengadu domba.

Abdul Mu’ti mengatakan bahwa politisi ikan lele adalah sebutan untuk orang yang pikirannya selalu mengaitkan berbagai keadaan yang terjadi dengan politik alias dipolitisasi.

“Saya menyebut politisi ini tidak selalu mereka yang menjadi pengurus partai politik, tetapi orang yang pikirannya selalu mengaitkan berbagai keadaan itu dengan politik,” ujarnya di Jakarta, Rabu (5/8).

Menurutnya jika saat ini banyak pihak yang memanfaatkan situasi dengan menciptakan kegaduhan bahkan adu domba.

“Politisi Ikan Lele itu adalah politisi yang semakin keruh airnya, maka dia itu semakin menikmati kehidupannya,” katanya.

Sehingga, lanjutnya, sekarang ini banyak sekali orang yang berusaha memancing di air keruh, tapi juga memperkeruh suasana.

Bagikan berita ini:
1
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar