Rebutan Vaksin Dosis Kedua di Surabaya, Agatha Retnosari Bilang Melecehkan Akal Sehat Publik

Kamis, 5 Agustus 2021 18:17

SUNTIK: Petugas kesehatan memberikan pelayanan suntik vaksin dosis pertama kepada warga di teras kantor Kelurahan Karah, Surabaya, Selasa (27/7). Pemkot Surabaya terus menggenjot vaksinasi, namun stok vaksin dari Pemprov Jatim terbatas. (Frizal/Jawa Pos)

Menurut dia, penggunaan teknologi sangat besar artinya karena semua pihak bisa dengan tertib mencari dan mendaftar untuk bisa vaksin, termasuk pilihan jadwal vaksin. Jika hanya diumumkan saja bahwa akan ada pelaksanaan vaksin tanpa memanfaatkan teknologi, sebaiknya agar bisa mengatur antrean dan jumlah peserta.

Dua menambahkan, pelaksanaan vaksinasi sebaiknya tetap dengan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan warga. Seperti untuk melacak sertifikat vaksin, terutama saat terjadi kesalahan input.

”Jadi jika ada kesalahan input data atau yang lainnya pada sertifikat vaksin selain bisa menghubungi 119 di ekstensi 9 untuk pengaduan, juga bisa segera datang ke tempat vaksin untuk melakukan perbaikan. Saya juga menerima beberapa keluhan warga terkait sertifikat vaksin yang belum ada di sistem satu data dan juga keluhan akibat salah input data atau pun salah input tanggal vaksin,” ucap Agatha Retnosari. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
7
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar