WHO Serukan Penghentian Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, Begini Alasannya

Kamis, 5 Agustus 2021 17:20

Direktur Jenderal WHO dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa tiga vaksin virus Korona telah masuk dalam tahap uj...

FAJAR.CO.ID, WINA — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan penghentian penguat vaksin Covid-19 hingga setidaknya hingga akhir September. Sebab saat ini masih ada ketimpangan stok vaksin antara negara kaya dan negara miskin.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan saat ini kesenjangan antara vaksinasi di negara-negara kaya dan miskin melebar. Seruan untuk moratorium adalah pernyataan terkuat dari badan PBB pada saat negara-negara mempertimbangkan perlunya booster untuk memerangi varian Delta yang menyebar cepat dari virus Covid-19.

“Saya memahami kepedulian semua pemerintah untuk melindungi rakyatnya dari varian Delta. Tetapi kami tidak dapat menerima negara-negara yang telah menggunakan sebagian besar pasokan vaksin global yang menggunakan lebih banyak lagi,” tambah Tedros seperti dilansir dari Reuters, Kamis (5/8).

Negara-negara berpenghasilan tinggi memberikan sekitar 50 dosis untuk setiap 100 orang pada bulan Mei, dan jumlah itu meningkat dua kali lipat, menurut WHO. Negara-negara berpenghasilan rendah hanya mampu memberikan 1,5 dosis untuk setiap 100 orang, karena kurangnya pasokan.

Bagikan berita ini:
4
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar