Detik-detik Menegangkan Google Translate Selamatkan Krystsina, 2 Pelatihnya Diusir dari Arena Olimpiade Tokyo

Jumat, 6 Agustus 2021 11:45

Krystsina Siarheyeuna Tsimanouskaya mendapat perlindungan dari polisi Jepang selama berada di bandara. (Foto dari BBC Sp...

FAJAR.CO.ID, TOKYO—Atlet Belarusia, Krystsina Tsimanouskaya tiba dengan selamat di Polandia tengah pekan ini. Kepada media, ia lantas menceritakan detik-detik menegangkan saat ia berhasil meloloskan diri pada konferensi pers di Warsawa.

Berbicara dalam bahasa Inggris dan Rusia, atlet berusia 24 tahun itu mengatakan bahwa setelah dia mengkritik cara tim larinya dikelola di media sosial, ofisial tim mengatakan kepadanya bahwa dia akan dipulangkan lebih awal.

Tsimanouskaya mengkritik staf pelatih di Instagram, mengatakan bahwa dia seharusnya berkompetisi dalam sprint 200m. Akan tetapi, dia malah dimasukkan ke lomba nomor estafet 4×400 meter. Nomor yang belum pernah dia ikuti.

Dalam perjalanan ke bandara dia, Krystsina berbicara dengan neneknya. Dia mengatakan bahwa neneknya memberi tahu dia bahwa ada reaksi besar-besaran terhadapnya muncul di media Belarusia, termasuk laporan bahwa dia sakit jiwa. Neneknya kemudian menasihatinya untuk tidak kembali ke rumah.

Itulah yang membuat sang atlet memutuskan menolak kembali ke negaranya. Dan ketika dia berada di bandara, Tsimanouskaya mengatakan bahwa dia menggunakan Google Translate untuk menerjemahkan permintaan bantuannya, sebelum menunjukkan teleponnya kepada petugas polisi Jepang.

Bagikan berita ini:
3
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar