Identitasnya Diduga Dipalsukan, Karyawan Toko Sepatu Gagal Kredit Rumah

Jumat, 6 Agustus 2021 17:14

Sahrul saat menunjukkan bukti laporannya di Polres Gowa dan OJK

FAJAR.CO.ID, GOWA — Pikiran Sahrul sudah tak karuan. Sudah dua bulan lamanya impian lelaki berusia 29 tahun ini untuk memiliki rumah pribadi terkendala.

Impiannya itu terhalang karena ada salah satu pihak yang memakai Nomor Induk Keluarga (NIK) miliknya, untuk mengurus kredit kendaraan yang kini menunggak tiga bulan di pembiayaan.

Akibatnya, saat Sahrul mengajukan kredit rumah di salah satu bank di Kabupaten Gowa, ditolak karena namanya dicatut memiliki kredit macet di salah satu perusahaan. pembiayaan tersebut.

“NIK saya terbaca di pusat ambil pembiayaan dan saya merasa tidak ambil di sana (salah satu perusahaan pembiayaan),” katanya, Jumat (6/8/2021).

Warga yang berdomisili di Balandangan, Kabupaten Jeneponto ini menduga, data identitasnya telah dipalsukan. Sahrul pun melaporkan ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun saat dicek di OJK, data yang muncul adalah NIK yang sama, namun nama yang berbeda, yakni Edy Agus yang beramalat di Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Gowa.

Bagikan berita ini:
1
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar