Buntut Temuan BPK, Anies Dijuluki Duta Lebih Bayar, Netizen: Indonesia Bisa Bangkrut Punya Presiden Model Begini!

Minggu, 8 Agustus 2021 10:28

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melaporkan, Pemprov DKI Jakarta di bawah kendali Anies Baswedan telah menggelontorkan anggaran sebanyak Rp 5 miliar atas pengadaan pembelian masker Respirator N95.

Anggaran pembelian masker ini diambil dari pos belanja tak terduga (BTT) APBD DKI tahun 2020.

BPK menjelaskan Pemprov DKI melakukan pembelian masker dengan jenis yang sama kepada dua perusahaan berbeda, yakni PT IDS dan PT ALK, dengan harga yang berbeda.

“Mengakibatkan pemborosan keuangan daerah senilai Rp5.850.000.000,” demikian bunyi laporan BPK yang disahkan Kepala BPK DKI Pemut Aryo Wibowo yang dikutip pada Minggu (8/8/2021).

Tak hanya masker, pengadaan alat rapid test COVID-19 oleh Pemprov DKI tak lepas dari sorotan BPK.

BPK menyebut Pemprov DKI melucuti anggaran hingga Rp1,19 miliar pada Belanja Tidak Terduga (BTT).

Tak sampai disitu, BPK juga menemukan adanya kelebihan pembayaran gaji dan tunjangan kinerja daerah pada pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2020 mencapai Rp862,7 juta.

Bagikan berita ini:
7
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar