Ferdinand Hutahaean Minta Pemerintah Bubarkan BPH Migas, Ini Alasannya

Minggu, 8 Agustus 2021 19:19

Ferdinand Hutahaean (Foto: JPNN.com/GenPI.co)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand HUtahaean meminta agar pemerintah membubarkan saja Badan Pengelola Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIgas). Alasannya, segala fungsi dan tugas yang dijalankan lembaga itu, sudah dijalankan dengan baik oleh PT Pertamina (Persero).

Pernyataan Ferdinand itu menanggapi akan dilantiknya Anggota dan Komite BPH Migas periode 2021-2025, pada Senin (9/8) besok oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif.

“Bagi saya sebetulnya bukan soal fungsi atau tugas kedepan dari BPH Migas, tapi saya serius mempertanyakan manfaat dari komite ini. Untuk apa sih, karena kalau kita lihat UU, tugas dan fungsi komite ini sebetulnya tidak penting-penting banget. Tugas dan fungsi itu bisa dilakukan sendiri oleh BUMN seperti Pertamina yang bertugas juga di hilir, yaitu mengatur, menyalurkan dan mengendalikan bahan bakar di hilir, juga dengan perusahaan-perusahaan dan anak usahanya,” ujar Ferdinand kepada Fajar Indonesia Network (FIN), MInggu (8/8).

Menurut Ferdinand, jika BPH Migas tidak ada, masih ada Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM yang memiliki tugas dan fungsi sama dengan lembaga itu. Sementara untuk pengaturan di lapangan, masih ada Pertamina yang juga fungsi dan tugasnya sama.

Bagikan berita ini:
2
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar