Sertifikat Vaksin Bermasalah, Begini Penjelasan Kemenkes

Rabu, 11 Agustus 2021 15:06

Sertifikat digital vaksin Covid-19. Warga Singapura bulan depan akan menerima dan menggunakan tiket perjalanan seluler yang berisi sertifikat digital berupa penjelasan soal tes dan vaksin Covid-19. (ScandAsia)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Vaksinasi Covid-19 telah menjadi program wajib pemerintah sejak adanya pandemi COVID-19 yang sulit untuk dikendalikan.

Setelah menerima penyuntikan vaksin tentunya ada sertifikat vaksin yang menjadi penanda bahwa seseorang telah divaksin.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana jika sertifikat vaksin bermasalah, misalkan sudah divaksin tapi belum menerima sertifikat vaksin atau data dalam sertifikat keliru?

Padahal, kartu vaksin sendiri saat ini telah menjadi hal yang dibutuhkan. Bagaimana tidak, sejak meningkatnya kembali kasus COVID-19 di Indonesia, sertifikat vaksin menjadi salah satu hal yang wajib di beberapa daerah.

Kementerian Kesehatan RI, melalui akun instagram resminya telah mencoba menjawab permasalahan tersebut.

“Sudah vaksinasi namun belum menerima sertifikat vaksinasi? Juga ada kesalahan data di kartu vaksin? Bagaimana cara memperbaikinya?,” tulis Kemenkes RI di laman instagramnya, dikutip Fajar.co.id, Rabu, (11/8/2021).

Dijelaskan, kendala yang dihadapi tersebut dapat diadukan melalui email sertifikat@pedulilindungi.id.

“Tenang, kamu bisa menyampaikan kendala yang dihadapi melalui email sertifikat@pedulilindungi.id, isi sesuai format dalam infografis berikut yah. Salam sehat,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
6
5
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar