Denny Siregar Beri Gelar ‘King of Lebih Bayar’ ke Anies Baswedan

Kamis, 12 Agustus 2021 14:02

Anies Baswedan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta menyebut beberapa kasus di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai kelebihan bayar.

Sebelumnya terkait empat paket proyek pengadaan mobil pemadam kebakaran di Pemprov DKI Jakarta disebut sebagai kelebihan bayar.

Kini yang terbaru soal pembayaran gaji dan tunjangan kinerja sejumlah pegawai Pemprov DKI Jakarta yang sudah meninggal dunia dan pensiun, disebut juga sebagai kelebihan bayar.

Pegiat media sosial, Denny Siregar mengaku heran dengan istilah kelebihan bayar itu. Menurutnya, sejumlah kasus itu seharunya disebut sebagai potensi korupsi.

“Lebih bayar terus, kenapa kok ngga disebut potensi korupsi. Ini yang jadi pertanyaan besar. Forum Indonesia Transparansi Anggaran atau FITRA, juga menanyakan hal yang sama. Kenapa di Jakarta disebut lebih bayar padahal potensi korupsinya besar. FITRA menduga jangan-jangan ini modus korupsi yang baru dengan memakai model lebih bayar,” ujar Denny Siregar di kanal YouTube Cokro TV, dikutip FIN, Kamis (12/8).

Ada pun, klaim Pemprov DKI menyebutkan bahwa temua BPK ini bagian dari rekomendasi untuk perbaikan administrasi sehingga hal itu bukan bagian dari dugaan korupsi.

Bagikan berita ini:
4
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar