Penerapan Ganjil Genap Kendaraan, Bupati Bogor Bilang Ikuti Arahan Pemerintah

Kamis, 12 Agustus 2021 21:37

Bupati Bogor Ade Yasin-- antara

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Pemkab Bogor, Jawa Barat, tak menerapkan sistem ganjil genap kendaraan, seperti dilakukan beberapa daerah untuk menekan mobilitas masyarakat.

“Kami tetap berpedoman pada aturan pemerintah. Masih penyekatan di tempat-tempat ramai seperti Jalur Puncak,” ungkap Bupati Bogor Ade Yasin saat ditemui usai pencanangan vaksinasi remaja di Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu menyebutkan bahwa hingga kini pihaknya masih dalam koridor ketentuan dari pemerintah pusat dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kami mengikuti arahan pemerintah, belum ada pergerakan di luar instruksi pemerintah, karena memang kami ingin menyukseskan PPKM ini sehingga tingkat ketertularannya (COVID-19) terkendali,” kata Ade Yasin.

Dia menerangkan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor membagi fokus pengawasan PPKM pada tiga ring, yakni perkotaan, tempat wisata, dan jalur-jalur perbatasan.

Khusus pengawasan perbatasan, dilakukan di delapan titik, yaitu Jasinga perbatasan dengan Lebak, di Parungpanjang perbatasan dengan Tangerang, di Parung perbatasan dengan Depok, di Gunungputri perbatasan dengan Bekasi, di Cileungsi perbatasan dengan Bekasi, di Cibinong perbatasan dengan Depok, di Cigombong perbatasan dengan Sukabumi, serta di Simpang Gadog dari arah Jakarta.

Bagikan berita ini:
2
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar