Solusi Ajak Warga Isolasi, Pemkot Harus Tanggung Makan Minum Keluarga Pasien

  • Bagikan
KM Umsini temapt isolasi bagi pasien yang terkena Covid-19 sedang dilakukan pemasangan baliho Jumat, 29 Juli malam. Setelah semua siap maka kapal milik PT Pelni ini siap digunakan -- TAWAKKAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Anggota DPRD Kota Makassar Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Yeni Rahman, turun melakukan reses ke lorong-lorong tempat tinggal warga, Kamis (12/8/2021).

Anggota Komisi D itu turun menemui warga di dua lokasi, yakni di Jl Rajawali 3 Lr 01 Rt 02 RW 07 Kel Pannambungan dan Jl Dahlia Lr 312 No 56 kel Bontorannu.

Dalam kesempatan itu, Yenni mengajak masyarakat untuk memenuhi protokol kesehatan di tengah banyaknya angka positif Covid-19 di Makassar.

Menurutnya, kepatuhan protokol kesehatan menjadi kunci penanganan Covid 19. Mereka yang positif setidaknya bisa menjaga diri untuk tidak menulari orang lain.

"Kalau sudah merasa gejala, cepat ke puskesmas jangan tunda-tunda, pikirkan dirita sendiri, orang-orang yang berinteraksi dengan kita. Syukur kalau bagus antibodi, kalau orang penyakit bawaan, itu bahaya," katanya.

Selain itu, Yenni mengungkapkan, permasalahan yang tengah dihadapi pemerintah adalah banyaknya masyarakat yang positif tetapi masih berkeliaran. Enggan memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

Menurutnya, banyaknya warga yang enggan memeriksakan diri akibat takut isolasi dan tidak bisa mencari nafkah. Sehingga mereka tetap memilih keluar untuk bekerja.

"Banyak orang terpapar Covid banyak positif yang berkeliaran karena tidak diswab," ujarnya.

Ia kemudian menyarankan kepada Pemerintah Kota Makassar untuk menjamin warganya yang isolasi agar mendapat kebutuhan sehari-hari seperti makan dan minum.

Dengan begitu, Yenni yakin masyarakat akan datang sendiri ke Puskesmas untuk memeriksakan diri jika diberi jaminan keluarga di rumah bisa mendapat kebutuhan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan