Pimpinan KPK Didesak Angkat 75 Pegawai yang Tidak Lolos TWK Menjadi ASN

Minggu, 15 Agustus 2021 17:40

Ilustrasi pegawai KPK. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak bisa mengangkat 75 pegawai yang tidak memenuhi syarat dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) alih status, menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Desakan ini datang dari 518 pegawai aktif KPK.

Firli Bahuri Cs diminta untuk menjalankan korektif Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang menyatakan TWK pegawai KPK malaadministrasi. Sehingga 75 pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat (TMS) bisa segera diangkat menjadi ASN.

“Meminta Pimpinan KPK segera mengangkat pegawai KPK yang dinyatakan TMS menjadi ASN untuk menunjukkan komitmen patuh dengan hukum yang berlaku, menjaga kepercayaan publik serta tidak mengingkari hak konstitutional para pegawai sesuai rekomendasi Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang sejalan dengan arahan Presiden, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XVII/2019 serta amanat Pasal 28 D ayat (2) UUD 1945,” kata perwakilan pegawai KPK, Rizal dalam keterangannya, Minggu (15/8).

Rizal yang tidak termasuk ke dalam 75 pegawai KPK nonaktif menyampaikan, KPK baginya bukan sekedar tempat untuk bekerja atau mencari nafkah, lebih dari itu, lembaga antirasuah adalah simbol dari harapan pasca reformasi untuk menuju Indonesia yang bebas dari korupsi, nepotisme serta kolusi. Merujuk pada TAP MPR NO VIII/MPR/2001, KPK merupakan lembaga yang disebutkan secara eksplisit, karena besarnya harapan agar KPK dapat membangun nilai baru di Indonesia.

Bagikan berita ini:
9
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar