Komnas HAM Minta Jokowi Lakukan Pembinaan Pejabat yang Terlibat Penyelenggaraan TWK Pegawai KPK

Senin, 16 Agustus 2021 17:57

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. Foto net

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menyatakan terdapat pelanggaran HAM dalam asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), yang merupakan alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Terlebih dalam temuan Komnas HAM, terdapat 11 dugaan pelanggaran HAM dalam pelaksanaan TWK.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyampaikan, pihaknya akan menyampaikan rekomendasi terkait penyelenggaraan asesmen TWK dalam rangka alih status pegawai KPK menjadi ASN, kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi diminta pulihkan status pegawai KPK yang dinonaktifkan oleh Pimpinan KPK.

“Komnas HAM RI menyampaikan rekomendasi kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo selaku pemegang kekuasaan tertinggi Pemerintahan dan selaku pejabat pembina kepegawaian tertinggi untuk mengambil alih seluruh proses penyelenggaraan asesmen TWK Pegawai KPK,” kata Taufan dalam konferensi pers daring, Senin (16/8).

Dalam rekomendasi tersebut, Jokowi diminta untuk memulihkan status pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) untuk dapat diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) KPK. Hal ini dapat dimaknai sebagai bagian dari upaya menindaklanjuti arahan Presiden RI yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik.

Bagikan berita ini:
1
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar