Pemerintah Anggarkan Belanja Sektor Kesehatan Rp255,3 Triliun, Serap 9,4 Persen Total Belanja Negara

Senin, 16 Agustus 2021 22:01

Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR. (Ist)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dalam RUU APBN 2022 yang dibacakan Presiden Joko Widodo, pemerintah menganggarkan belanja sektor kesehatan sebesar Rp 255,3 triliun. Angka ini setara 9,4 persen dari total belanja negara. Pengendalian pandemi COVID-19 serta menjaga laju penularan pada 2022 menjadi prioritas.

“Kemenkes terus mendorong penerapan protokol kesehatan, deteksi, dan vaksinasi. Tiga strategi kesehatan ini yang menjadi atensi. Semua itu dilakukan dan berjalan sampai pandemi berubah menjadi epidemi. Jadi jangan dikendorkan.

Tetap dibutuhkan meski kasus sudah menurun. Bahkan mungkin akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2022 di Jakarta, Senin (16/8).

Menurutnya, kasus COVID-19 aktif akan dikendalikan di bawah 600 ribu. Karena hanya 120 ribu dari 400 ribu tempat tidur di rumah sakit yang dapat dialokasikan untuk penderita COVID-19.

Selain itu, protokol kesehatan mesti terus diterapkan. Karena penggunaan masker saja sudah dapat menurunkan potensi penularan COVID-19 hingga 90 persen. Hal serupa juga dilakukan untuk testing dan tracing. “Karena musuh pandemi COVID-19 ini, fatalitasnya lebih rendah dari TBC atau HRV. Namun, penularannya cepat sekali,” jelas Budi.

Bagikan berita ini:
4
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar