Taliban Kembali Kuasai Afghanistan, Inggris: Anda Tak Perlu Menjadi Ilmuwan Politik

Senin, 16 Agustus 2021 19:10
Taliban Kembali Kuasai Afghanistan, Inggris: Anda Tak Perlu Menjadi Ilmuwan Politik

Seorang petempur Taliban terlihat saat dia berdiri di Kota Ghazni, Afghanistan, Sabtu (14/8/2021). (ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/HP/sa)

FAJAR.CO.ID, KABUL — Taliban telah menguasai Afghanistan dan pasukan Inggris serta NATO memutuskan tak akan kembali ke negara itu untuk melawan pemberontak. Hal itu dikatakan oleh Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace pada Senin (16/8).

“Saya mengakui bahwa Taliban mengendalikan negara itu,” kata Ben Wallace kepada Sky News. “Maksud saya, Anda tak perlu menjadi ilmuwan politik untuk mengetahui posisi kita,” imbuhnya.

Ketika ditanya apakah Inggris dan NATO akan kembali ke Afghanistan, Wallace mengatakan tak akan melakukannya. “Itu tak akan terjadi, (bahwa) kami akan kembali,” sebutnya.

Wallace mengatakan pihaknya hanya akan mengevakuasi warga Inggris untuk meninggalkan Afghanistan. Dia menambahkan area militer Bandara Kabul aman dan Inggris akan melakukan apapun untuk mengevakuasi warga Inggris dan warga Afghanistan yang bekerja untuk Inggris.

“Target kami adalah sekitar 1.200 hingga 1.500 evakuasi per hari sesuai kapasitas pesawat-pesawat kami, dan kami akan mempertahankan itu,” kata Wallace.

Inggris juga telah merelokasi staf kedutaan besarnya dari kota ke Bandara Kabul. Ketika ditanya bagaimana perasaannya melihat bendera Taliban dikibarkan di kedutaan besar Inggris di Kabul, Wallace mengatakan, “Secara simbolis, itu bukan hal yang kita inginkan.”

Bagikan berita ini:
7
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar