Warga Meninggal akibat Covid-19, Mardani Ali Sera: Seharusnya Jokowi Meminta Maaf dan Berduka Cita

Senin, 16 Agustus 2021 19:18

ILUSTRASI. Situasi Covid-19 di Indonesia makin mengkhawatirkan. Dalam sehari, Jumat (16/7) sebanyak 1.205 jiwa meninggal dunia. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menyangkan absennya ucapan duka atas ratusan ribu rakyat yang meninggal akibat Covid-19 dari pidato Presiden Joko Widodo di Sidang Tahunan MPR, DPR dan DPD RI. Hal ini sangat disayangkan mengingat banyaknya masyarakat Indonesia yang kehilangan sanak saudara, serta gugurnya para pejuang tenaga kesehatan di tengah pandemi.

“Seharusnya Presiden Jokowi meminta maaf dan berduka cita mewakili pemerintah dan negara atas wafatnya hampir 120.000 rakyat Indonesia akibat pandemi Covid-19 ini,” ujar Mardani kepada wartawan, Senin (16/8).

Mardani menilai, penanganan pandemi Covid-19 yang sudah berjalan 1,5 tahun belakangan belum efektif. Salah satu penyebabnya ialah krisis komunikasi yang harus segera dibenahi oleh Presiden Jokowi.

“Pemerintah perlu memperkuat komunikasi publik dalam penanganan pandemi Covid-19, salah satunya dengan menunjuk juru bicara utama sebagai modal untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat,” katanya.

Dalam pemaparannya, Mardani juga mengingatkan pemerintah pusat untuk memperbaiki pola komunikasi dengan pemerintah daerah. Hal ini menurutnya penting untuk mengurangi adanya ketidaksinkronan dalam harmonisasi kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang sering kali berubah-ubah khususnya di bidang kesehatan dan ekonomi.

Bagikan berita ini:
8
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar