Kesaksian Pokja, Sari Pudjiastuti Minta Menangkan Perusahaan Agung Sucipto atas Arahan NA

Kamis, 19 Agustus 2021 12:16

Sidang tersangka kasus suap Nurdin Abdullah di PN Makassar. (Zaki/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jaksa Penuntut Umum (KPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan 8 saksi atas kasus tindak pidana Korupsi yang menyeret Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat.

Kedelapan saksi tersebut keseluruhannya merupakan staf biro pengadaan barang dan jasa sekretariat daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Selatan.

Mereka adalah Andi Salmiati, Samsuriadi, Abdul Muin, Munandar Naim, A Yusril Mallombasang, Ansar, Herman Palludani dan Hizar.

Andi Salmiati sendiri adalah anggota pokja 2 yang menangani pelelangan proyek pembangunan jalan Palampang Munte dan Bontolempangan.

Salmiati menyebut pada proses pelelangan ada 4 kontraktor yang mengikuti pelelangan. Yang satu diantaranya adalah CV Cahaya Sepang yang merupakan perusahaan milik Agung Sucipto terpidana kasus penyuapan.

“Sebelum proses dimulai, ada surat tugas dulu, lalu dipanggil ibu (Sari Pudjiastuti), dipanggil ke ruangan ibu Sari. Yang dipanggil semua staf Pokja 2,” ujarnya.

Ia pun menyebut bahwa Sari menanyakan sejumlah proyek yang sudah ditangani lalu membahas SK lalu Sari pun menyebut

Bagikan berita ini:
7
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar