Konflik Afghanistan, Pengamat Ungkap Fakta Baru, Ternyata Sudah Ada Dil-dilan Politik Taliban dengan AS, China, dan Rusia

Kamis, 19 Agustus 2021 11:25

Warga berusaha memasuki Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, Senin (16/8/2021). Foto: ANTARA/Reuter...

FAJAR.CO.ID — Konflik pemerintah Afghanistan dan Taliban masuki babak baru. Kelompok Taliban mengklaim telah menaklukan sebagian besar ibu kota provinsi di Afghanistan.

Kini, Taliban telah menduduki Ibukota Kabul dan juga Istana Kepresidenan Afghanistan pada Minggu (15/8/2021).

Pengamat Timur Tengah dari Universitas BINUS, Tia Mariatul Kibtiah menilai, konflik di Afganistan sama sekali tidak berefek dengan kondisi Indonesia.

“Artinya efek ke indonesia itu tidak ada,” kata Tia kepada Pojoksatu.id, Rabu (18/8/2021).

Tia justru memandang, reaksi Taliban yang terjadi saat ini di Afganistan justru sarat bermuatan politik antara pihak taliba dengan Amerika Serikat.

“Saya melihat ini ada dil-dilan politik antara pihak taliban dengan pihak Amerika Serikat,” ujarnya.

Menurut Tia, saat ini pihak Amerika melihat Taliban sudah tak berbahaya lagi. Bahkan, di tahun 2019 lalu negara adi daya itu pernah melakukan pertemuan dengan Taliban.

Pertemuan keduanya itu, kata Tia, sudah disusupi dengan adanya dil-dilan politik bila Taliban berhasil menguasai Afganistan.

Bagikan berita ini:
9
2
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar