Soal LHKPN Anggota DPR RI, Seharusnya Hal Seperti Ini Sudah Tidak Perlu Diingatkan Lagi

Kamis, 19 Agustus 2021 21:10

Ilustrasi anggota DPR RI. (Hendra Eka/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan baru 55 persen anggota DPR RI yang telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan penurunan laporan ini sangat disayangkan. Karena hal tersebut sudah menjadi kewajiban pejabat publik yang harus dilaksanakan.

“Sejauh ini saya secara berkala selalu melaporkan LHKPN. Karena ini sudah menjadi kewajiban kita sebagai anggota legislatif atau pejabat publik untuk selalu melaporkan kekayaan sebagai bentuk transparansi,” ujar Sahroni kepada wartawan, Kamis (19/8).

“Namun, bila KPK menemukan bahwa saat ini yang melapor LHKPN di DPR secara keseluruhan hanya 55 persen, ya tentu sangat disayangkan. Seharusnya hal seperti ini sudah tidak perlu diingatkan lagi. Melaporkan LHKPN adalah bentuk komitmen yang harus dijalankan pejabat sejak dulu,” tambahnya.

Legislator Partai Nasdem ini juga mengingatkan kepada para rekannya sesama anggota DPR maupun pejabat publik lainnya untuk patuh dan segera melaporkan LHKPN. Sahroni menyebut, laporan LHKPN adalah kewajiban yang juga akan membantu kinerja KPK dalam mengawasi para pejabat publik.

Bagikan berita ini:
2
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar