Angka Kematian Masih di Atas Seribu per Hari, Epidemiolog Sebut Indonesia Masih Belum Aman

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah terus memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan sistem level 1-4 untuk melandaikan kurva kasus Covid-19. Kasus Covid-19 memang terlihat menurun dalam sepekan terakhir yakni sekitar 20 ribu kasus sehari.

Namun angka kematian masih di atas seribu jiwa sehari dan angka positivity rate masih di atas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menilai situasi di Indonesia masih belum aman.

Angka positivity rate masih di atas 10 persen, jauh melebihi batas WHO yakni 5 persen. Tingginya angka kematian dinilai masih tinggi. Sedangkan tes masih sering anjlok di bawah 200 ribu spesimen

“Yang jelas walaupun menurun kasusnya, memang sih ada penurunan, tapi dengan positivity rate masih jauh masih di atas 10 persen, tes menurun, ini jadi sulit kita mengatakan situasinya sudah terkendali, karena dukungan datanya rendah sekali, ditambah kematian yang selain sebetulnya masih tinggi, dan juga sistem pelaporan belum tertata baik, angka probable kematian juga tak dihitung,” tegas Dicky kepada JawaPos.com, Minggu (22/8).

Dicky mengakui, memang dengan adanya PPKM, secara umum ada perbaikan. Namun melandai kurva kasus saat ini belum bisa dikatakan aman meski Indonesia sudah melewati puncak. Ia menyebut masyarakat Indonesia masih berjalan di lorong yang gelap.

  • Bagikan