Merapat ke Pemerintah, PSI Berika Catatan kepada PAN

Kamis, 26 Agustus 2021 17:37

Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Istana Merdeka. (Setpres)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menjadi bagian dari koalisi partai politik pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pun berikan catatannya kepada PAN.

Sekretaris Dewan Pembina PSI, Raja Juli Antoni mengingatkan agar PAN tidak main dua kaki seperti yang pernah dilakukannya pada periode pertama Jokowi menjadi kepala negara.

“Saya juga ingin memberikan imbauan moral saya kepada teman-teman PAN, mengingat ada preseden masa lalu di mana PAN ini seperti main dua kaki,” ujar Antoni kepada wartawan, Kamis (26/8).

Antoni menjelaskan, saat PAN berada di dalam kabinet dan diberikan posisi menteri. Namun partai yang dikomandoi oleh Zulkifli Hasan ini malah sering menyerang Presiden Jokowi. Sehingga hal ini menjadi catatan penting bagi PSI. “Jadi salah seorang pengurusnya menjadi menteri di kabinet Pak Jokowi, akan tetapi dalam politiknya personal-personalnya selalu nembakin Pak Jokowi,” katanya.

Oleh sebab itu, Antoni berharap di periode kedua ini PAN bisa benar-benar berkomitmen mendukung penuh pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin. Jangan lagi bermain pada posisi dua kaki.

“Saya berharap pada periode ini PAN di bawah Bang Zul (Zulkifli Hasan-Red) dapat lebih konsekuen dalam pilihan politik mereka jika ingin bergabung ke koalisi ini. Menjadilah peserta koalisi yang konsekuen memberikan dukungan politik pada Pak Jokowi,” ungkapnya. “Berhenti bermain dua kaki seperti yang pernah ditunjukan PAN pada periode sebelumnya,” tambahnya.

Namun demikian, Antoni menyanbut baik dengan bergabungnya PAN ke pemerintahan ini, sebab Indonesia terlalu besar dan masalahnya sangat kompleks. Oleh karena itu butuh kebersamaan dalam mengatasi masalah-masalah yang terjadi.

“Bergabungnya PAN akan menjadi energi baru untuk kita sama-sama solid, berjalan beriringan meningkatkan solidaritas terutama membantu pemerintah dalam mengatasi Covid-19 yang memang membuat banyak masalah ke rakyat Indonesia,” harapnya. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
10
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar