Dosen Lecehkan Mahasiswinya saat Bimbingan Skripsi, Sanksi Rektorat Dinilai Sangat Ringan

Sabtu, 28 Agustus 2021 20:35

Ilustrasi pelecehan seksual.

FAJAR.CO.ID — Kelakuan dosen di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, Jawa Timur, ini dinilai berbanding terbalik dengan profesinya. Sekelompok mahasiswa pun melakukan aksi demonstrasi di kampus tersebut, Jumat (27/8/2021).

Unjuk rasa dari 15 mahasiswa tersebut bertujuan untuk mempertanyakan sanksi yang diberikan pada oknum dosen yang diduga telah melecehkan seorang mahasiswi ketika bimbingan skripsi.

Perwakilan aliansi mahasiswa Kholifah Puteri mengatakan sanksi yang diberikan oleh pihak kampus sama sekali tidak memberatkan.

Sebelumnya, oleh pihak rektorat oknum dosen yang juga ketua salah satu program studi (kaprodi) tersebut hanya dijatuhi sanksi administrasi atau tidak diperkenankan naik pangkat dan tak boleh membimbing skripsi selama dua tahun.

“Kami menuntut agar pelaku dibawa ke ranah hukum. Lalu, kampus harus memberikan pendampingan psikis untuk korban, dan menjamin rasa aman untuk penyintas atau korban,” ujar Kholifah Puteri.

Pada kesempatan tersebut, pihak rektorat kampus berjanji akan memproses perkara tersebut. Namun Kholifah Puteri dan kawan-kawannya meminta agar segera diambil tindakan.

Bagikan berita ini:
2
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar