Sentil Presiden Jokowi, Emil Salim: Beli Senjata, Bangun Ibu Kota Baru, Seolah-olah Anggaran Banyak

Sabtu, 28 Agustus 2021 13:42

Ekonom senior Emil Salim

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Profesor Emil Salim blak-blakan mengkritik keinginan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memindahkan ibu kota negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Hal tersebut diungkapkan Emil Salim saat memenuhi undangan silaturahmi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD secara virtual, Kamis (26/8).

Dalam acara tersebut, turut hadir mantan Menteri Pertambangan dan Energi Kuntoro Mangkusubroto, Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Abdillah Toha, ekonom senior INDEF Faisal Basri, dan mantan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief.

“Saya berempati dengan Menteri Keuangan yang pusing kepala, tetapi banyak dari teman-teman kita di departemen (kementerian) kurang paham bahwa pengeluaran menjadi terbatas,” jelas Emil Salim dikutip dari siaran pers Kemenko Polhukam.

“Sehingga berbagai pengeluaran seperti pembelian senjata, ibu kota negara dan macam-macam, berjalan seolah-olah keuangan itu (anggaran) tersedia banyak, padahal tidak. Ini bakal menyulitkan pengelolaan keuangan negara,” sambungnya.

Sementara itu, Faisal Basri menyoroti beberapa persoalan hukum di bidang ekonomi.

Bagikan berita ini:
6
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar