Bandingkan Kasus HRS dan Jaksa Pinangki, Refly Harun: Irasionalitas Hukum Kembali Dipraktikkan

Selasa, 31 Agustus 2021 06:00

Habib Rizieq Shihab. Foto/dok: Ricardo/JPNN.com.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun blak-blakan menilai putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) terhadap eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) itu tidak masuk akal.

Meski sudah mengajukan banding untuk kasus swab Rumah Sakit (RS) Ummi Bogor, Habib Rizieq Shihab tetap divonis 4 tahun penjara. Pasalnya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak permohonannya.

“Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur tidak masuk akal, karena menghukum orang yang menyatakan tentang kondisi badannya dan dianggap menyebarkan berita bohong dengan ancamam 10 tahun penjara lalu dituntut 6 tahun dan divonis 4 tahun,” jelas Refly Harun dikutip GenPI.co dari kanal YouTube miliknya, Senin (30/8).

Menurut Refly Harun hal tersebut tidak masuk akal terlebih jika dibandingkan dengan kasus lain, seperti kasus Syahganda Nainggolan dan kasus Djoko Tjandra.

“Tidak masuk akal kalau dibandingkan kasus-kasus lainnya ya, Syahganda misalnya yang hanya dihukum 10 bulan penjara, kemudian kasus-kasus lainnya yang juga tidak seberat ini,” ungkap Refly Harun.

Bagikan berita ini:
6
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar