Kisah Heroik Mantan Pasukan Khusus AS di Kabul, Selamatkan Ratusan Pengungsi

Rabu, 1 September 2021 09:39

Para tentara AS menaiki pesawat Angkatan Udara AS di Bandara di Kabul, Senin (30/8) (Aamir Qureshi/AFP)

FAJAR.CO.ID, KABUL–Ada kisah heroik sekelompok mantan militer Amerika Serikat saat proses evakuasi besar-besaran terhadap pengungsi Amerika Serikat.

Kelompok sukarelawan veteran Pasukan Khusus, pekerja bantuan, intelijen dan pejabat Departemen Luar Negeri bergerak senyap di luar bandara Kabul.

Misi mereka adalah membawa sebanyak mungkin pengungsi Afghanistan yang ingin menuju Bandara Kabul untuk meninggalkan negara.

Selama 3 hari kelompok pemberani ini telah 700 warga Afghanistan termasuk keluarga mereka, menembus penjagaan Taliban dan pos pemeriksaan militer ke Bandara Kabul.

Operasi tersebut dinamakan Task Force Pineapple, bersifat tak resmi namun tetap berkoordinasi dengan militer AS di dalam bandara.

Letkol Angkatan Darat. Scott Mann, seorang pensiunan komandan Baret Hijau yang melayani beberapa tur di Afghanistan memimpin upaya penyelamatan ini.

Dalam wawancara dengan The Jerusalem Post dia mengatakan bahwa operasi itu dimulai sebagai upaya panik menyelamatkan seorang mantan komando Afghanistan yang pernah bertugas bersamanya.

Mann menyebut mengatakan mantan komando yang bernama Bismullah itu secara aktif menjadi sasaran Taliban, yang mengirim SMS ancaman pembunuhan kepadanya dan keluarganya karena mereka tahu dia telah bekerja dengan Pasukan Khusus AS.

Bagikan berita ini:
4
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar