Mabes Polri Tegaskan Vaksin “Booster” Hanya untuk Nakes dan Tenaga Pendukung

Rabu, 1 September 2021 09:31

Petugas medis saat mendatangi rumah warga untuk menyuntikkan vaksin Covid secara door to door di kawasan Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021). Metode vaksinasi Covid-19 secara door to door yang digunakan beberapa negara ini mampu meningkatkan partisipasi vaksinasi karena dapat menjangkau keluarga yang belum mempunyai akses dan yang takut keluar rumah untuk menghindari tertular Covid-19. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Menurut dia, Polri perlu memberikan klarifikasi agar informasi yang beredar tersebut tidak bias di tengah masyarakat sekaligus meluruskan kekeliruan yang terjadi.

“Kalau kami tidak jelaskan, informasi tersebut seolah-olah mengatakan bahwa di Mabes Polri bisa memberikan booster kepada selain nakes. Jadi, informasi itu tidak benar,” kata Ramadhan.

Ramadhan juga memastikan vaksinasi dosis ketiga di Mabes Polri untuk tenaga kesehatan dan pendukung nakes, seperti pekerja kebersihan di fasilitas kesehatan rumah sakit dan klinik Polri dan sopir ambulans yang membawa pasien COVID-19.

“Tidak ada pejabat Polri yang disuntik booster, contohnya saya, cuma divaksin sinovac dua kali,” kata Ramadhan.

LaporCovid-19 melalui laman media sosialnya mengunggah informasi berdasarkan laporan yang diterimanya terkait dengan temuan bahwa nonnakes yang menerima vaksin booster ternyata mendapat bukti cetak kartu vaksinasi COVID-19. Pelanggaran tersebut terjadi di tempat vaksinasi yang tertulis di Mabes Polri.

Dalam unggahannya tersebut, LaporCovid-19 mendesak Kementerian Kesehatan untuk mengusut pelanggaran vaksin ketiga dan mengungkapkan modus operandi di lapangan.

Bagikan berita ini:
4
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar